lelaki jalang-malang
Lengkung merah pelita kabur menyerah
Mengaduh resah ketika semua enyah
Tandus. Terhapus oleh ego yang rakus.
Pulang saja serdadu-serdadu bingar agar jatuh megeluh
Lari-lari kau hanya lari
Di tembok kejenuhan dengan debu-debu hitam menjeram
Peluh. Keruh. Mondar-mandir tanpa teduh
Beranjak luka jiwa-jiwa bernada sumbang
Dengan nyawa-nyawa ikut teriak meradang
Sudah kerak. Terlalu kasar kalau dibilang berak.
Muak telak.
Di depan pintu menyeruak sesak
Tapi akankah pagi menarikku kembali?
Seribu lebah menyengat indah.
Saat aku datang dan mengusap sarang-sarang riang
Lalu suatu ketika malam tak mengundang bintang
Senja tak mengulum senyum
Dan langit tak beradu kelabu
Kamu mau apa?
Mendayu pada hantu-hantu jalang?
Atau mengemis seperti lelaki malang?



Comments
Post a Comment