mimpi aku
ini malam ku tulis dengan carik-carik kertas, tetes-tetes tinta meleburkan makna-makna legam
tak menjadi terang, tapi berangsur menerang
aku kedatangan tamu yang tak sengaja beranjak dari persinggahannya
mendeburkan titik-titik ria, lalu guratan-guratan cerita
ini cinta. lagi. mungkin.
aku dengar derap kaki sosok
seseorang. kamu.
ya kupingku tersirat norak.
tercekat sedetik saja aku bilang sungguh norak.
apa? apa lagi ini?
sesuatu telah membalikkan.. entah apa yang sekarang terasa berbalik.
aku ingin hapus. aku ingin menggantinya.
ya, aku sedang semrawut dan kalut.
tenang, aku bisa lihat kamu.
kamu.. jelmaan pada candu malam
manusia pada kecupan bulan.
aku merajuk pergi dari absurd
menghilang lari dari kabut
dan siap terdampar di permadani yang aku tak tau bisa terbang setinggi apa.
mimpi..
aku ingin mimpi.
mimpi-mimpi gila
mimpi-mimpi liar
mimpi-mimpi aku...


Comments
Post a Comment