Tentangmu yang tak kenal aku


Aku lari pada sesuatu yang disebut sepi.
Mengaduh luruh pada detik-detik berjarum rapi.
Ada teriakan geram berlatar kelam
Ada bisikan rindu yang terbunuh pilu
Ada denting perih terpanggil lirih.

Dekat pintu itu aku duduk manis.

Membelakangi kenangan dan melihatmu lekat-lekat.
Bukan aku jika malam memandangku dekat.
Ini bukan kemarin yang bisa dilupakan.
Bukan besok atau lusa yang aku suka terawang
Dan aku masih dalam bimbang yang sedang berperang...
Tentangmu yang tak kenal aku...

Semburat siluet bertema indah termakan jejak abu-abu kelu.

Ini mimpi kelabu, terusik bayangan ragu-ragu.
Ada noktah. ada getah. dan bercak di kerah.
Tersenyumlah kamu kalau gerah.
Aku tak akan menentang pelangi yang bersolek cantik
Tak akan menyerang awan yang meringkik
Aku hanya sedang mencoba membaca hujan yang bergemericik
Apa aku bodoh?
Atau kamu yang bodoh menghabiskan senggang bersama yang terbodoh?

Comments

Post a Comment

Popular Posts