Manusia ternak

Manusia itu beradu pada ternaknya
Mengendus rusuh seperti kerbaunya
Ada datang yang girang
Menyembul tertawa pada angan
Gerusak gerusuk layaknya ayam aduan
Begitu pikir kasarnya tak karuan

Banyak anak main di ladang

Berlari kencang
Dan lelah sampai tertidur dibawah pohon kacang
Hampir saja lupa
Ibu melarangnya
Terlelap disarang garang

Matahari hampir tiba pada istana bulan

Sudah waktunya untuk pulang
Gegas berdiri angin saat riuh daun daun rindang
Abaikan robek-robek kertas yang terbuang
Lalu ini akan menjadi malam...

Nak, jangan takut pada sepi

Karena sepi berani
Berani menghayal sana-sini
dan kau akan menulis putik-putik mimpi yang berakhir pada mimpi.

Comments

Popular Posts