Selamat malam, candu.
du...du...du...du... sesuatu berdendang walau tak merdu
separuh melengking dan sesuatu lain mengaduh
seperti apa? tak jelas
semrawut beradu, sendu berpadu rindu
Selamat malam candu.
aku senggang melenggang
tapi kamu sibuk menggenggam
entah berapa lama lagi kita menuju meriang
Ini masih abstrak
Biarlah, biar otakmu mengacak
Begini, mari bertapak pada mentari pagi
yang berjalan menuju senja memercingkan mata
dan kembali memuja semesta yang merenta
Kita...
Terlahir dari rahim-rahim penuh cinta
Mengayuh hebat, meracak kuat lalu bertemu lewat ribuan surat
Sudah begitu lama, berkiblat pada bersama
Sediakan sela untukku meracau
Memercikkan segala bahasa yang sering membuatmu kacau
Maaf untuk segala sakit yang berkicau
Aku hanya suka pada banyak warna, bukan sepertimu suka silau.
Izinkan aku sedikit menggila
Aku ingin punya dunia
Kamu bukan sepercik indah, namun sudah
Sudah dengan mudah membuatku cinta membuncah.
Selamat malam, candu
Aku tak pandai merangkai bait-bait doa
Apalagi lagu cinta yang semua orang suka
Tak paham menafsirkannya
Terserah kamu.
Sederhana kata, temani aku sampai ke langit.



Comments
Post a Comment