Diorama
Bukan sepi disini
Aku tidak sendiri..
Sekali lagi aku tidak sendiri.
Aku berdiri sebagai diorama.
Aku patung dalam drama
Aku berperang pada luka-luka lama
Aku menggeram pada dilema
Aku lari dari tubuh-tubuh yang berkejaran
Memutar tanpa arah, tanpa warna
Semua lelah, jengah dan gerah.
Suatu ketika semua hanya jadi lalu
Kayu-kayu rapuh yang di tinggal jatuh
Hari masih begini, terus begini
Tanpa fajar, tanpa mentari, tanpa senja, tanpa bintang
Hanya batas-batas kaca dengan seribu macam ekspresi orang
Ingatkan aku, cinta..
Aku diorama, terjebak irama kelu dalam drama......



Comments
Post a Comment