Pesan Rindu
aku menitipkan rindu bernuansa sendu bersama nyanyian merdupada bulan yang menunggu
pada rasa yang terbelenggu
aku tuliskan sedikit cerita dengan pena hitam semu
aku tuliskan ketika kamu menatapku indah sampai aku yang menatapmu pilu
aku goreskan sketsa mati tentang mimpi yang pernah terbayang sampai melebur seiring debu
aku coretkan ingatan masa lalu hingga menjadi kenangan
aku sisipkan semua tentang senyuman sampai kamu mengerti apa itu tangis
maaf aku lancang
mungkin ini hanya isi dari seonggok kaku amplop yang akan kamu temukan di depan pintu kamarmu esok pagi
ya, sehelai kertas yang secara ilusi, tersirat berkas luka yang terpendam
oke maaf
bukan itu maksudku
bukan, bukan!
aku tidak sedang menyindirmu
aku hanya sedang
emh..
rindu!
rindu pada kamu yang dulu
atau pada kamu yang sekarang
atau pada kamu yang...
ah selamanya!
terimakasih telah membaca pesan rindu ini
berjalanlah kesudut kamar, dan buang ocehan ini di tempat sampahmu


Comments
Post a Comment