titled
Aku si pelamun yang selalu jatuh atas lamunannya
mungkin seperti awan jatuh
aku terbang bukan pada zamannya
membayang terlalu lekat pada suatu lampau
ingin pergi tapi tak siap pergi
ingin lari tapi terjerat lagi
risau ini bukan yang pertama
bodoh saja bila kamu tak tau
aku bukan ingin kamu
aku hanya ingin kamu selalu sendiri
layaknya secangkir kopi ini yang uapnya tengah meluber
dan gemercik hujan sore bernada
aku tak sampai hati membuangmu
entah aku masih senang disini atau kamu yang senang memaksaku disini
aku bosan belajar memahami
hey, ada pelangi!
kamu dimana?!
ada pelangi!
mungkin seperti awan jatuh
aku terbang bukan pada zamannya
membayang terlalu lekat pada suatu lampau
ingin pergi tapi tak siap pergi
ingin lari tapi terjerat lagi
risau ini bukan yang pertama
bodoh saja bila kamu tak tau
aku bukan ingin kamu
aku hanya ingin kamu selalu sendiri
layaknya secangkir kopi ini yang uapnya tengah meluber
dan gemercik hujan sore bernada
aku tak sampai hati membuangmu
entah aku masih senang disini atau kamu yang senang memaksaku disini
aku bosan belajar memahami
hey, ada pelangi!
kamu dimana?!
ada pelangi!


Comments
Post a Comment