Busuk
gelap sendirian
sepi, cuma sesekali suara jangkrik jadi peramainya
dan cicak yang sedari tadi hanya ku lihat siluet kecilnya
tiap malam begitu dan begitu saja
yang aku lakukan hanya bercerita pada angan, berbagi pada ilusi, bicara dengan khayal, dan bermain dengan imaji
begitu dan begitu saja
kurasa jiwaku sudah mulai membusuk
otakku juga terserang struk
masalah sudah seperti permen karet yang menempel dan menumpuk
aku ringkik, memekik dan dicekik
teman setiaku hanya kumpulan beban pikiran yang menyampah disini
disini..
ditempat yang sering kurasa sakit
ya hati
aku juga punya hati
walaupun aku sendiri tak tau hatiku masih berfungsi atau tidak
masih hidup atau tidak
aku sudah tak bisa membedakan lagi, mana yang perih, mana yang menusuk, mana yang membuat remuk
aku lupa
yah, maklum saja, hariku diwarnai tawa palsuku sendiri
bukan munafik, tapi aku terlalu jenuh untuk mengakui kesedihanku
karna tak ada yang bisa merasakannya, atau yang lebih parahnya lagi mungkin tak ada yang mau tau



Comments
Post a Comment