Senja
Senja..
Ketika
langit menuju kegelapan, sedikit terang dengan warna jingga yang mengasikkan.
Dengan lampu
lampu kota yang mulai menyala di sudut sudut hiruk pikuk keramaian manusia
sepulang dari letihnya.
Senja itu
ketika siang telah berlalu dan malam belum datang dengan sensasi yang
menyenangkan saat kita berjalan ditengah ramai kota.
Kita.
Ya kita. Aku
dan kamu.
Bercengkrama
bersama semilir angin
Walaupun badan
sudah terasa lengket sepulang sekolah, dan ponsel yang selalu berdering yang
menandakan ibu sudah menyuruhku pulang
Tapi bu,
maaf, aku suka senja dan dia saat senja
Aku suka
ketika hujan usai lalu pelangi tiba waktu senja
Senja itu indah,
walaupun tidak selama siang dan malam, tidak sepenting siang dan malam
Kebahagiaanku
selalu berawal dari senja
Dan kamu..
bukan senjaku lagi sekarang


Comments
Post a Comment