bikin keram
Gemercik hujan malam malam
Pertanda rindu lagi mau disebut?
Itu kehendak alam
Alam takkan sudi mendengar rengekanmu, apalagi menjadi latar belakangnya
Terlalu kalut. Terlalu semrawut. Berkabut. Luka bergelayut.
Terlalu banyak noktah yang membalut.
Lebih baik aku berselimut. Pada namamu yang mulai berlumut
Pada kenangan yang kelamaan diemut dan pada klasik yang menggelumut
Ini sudah malam. Lampu mulai temaram.
Jangan diracik jadi kelam. Nanti rindu bersemayam
Cinta kita sudah lebih dari jeram.
Beradu geram. Seram. Bikin keram.
Pertanda rindu lagi mau disebut?
Itu kehendak alam
Alam takkan sudi mendengar rengekanmu, apalagi menjadi latar belakangnya
Terlalu kalut. Terlalu semrawut. Berkabut. Luka bergelayut.
Terlalu banyak noktah yang membalut.
Lebih baik aku berselimut. Pada namamu yang mulai berlumut
Pada kenangan yang kelamaan diemut dan pada klasik yang menggelumut
Ini sudah malam. Lampu mulai temaram.
Jangan diracik jadi kelam. Nanti rindu bersemayam
Cinta kita sudah lebih dari jeram.
Beradu geram. Seram. Bikin keram.


Comments
Post a Comment