Lagi Lagi Menunggu
Menunggu..
lagi lagi menunggu.
Kenapa satu
kata sederhana itu menjadi hal yang paling menjenuhkan yang pernah ada?
Dan kenapa
orang harus menunggu atau ditunggu?
Kenapa orang
harus meminta ditunggu atau harus rela menunggu?
Selalu menunggumu saat hujan. Kamu sering bilang, hujan itu pertanda kamu kangen aku. Konyol. Tapi... entahlah.
Kamu tak pernah datang ketika hujan dan aku sedang menunggumu.. Mungkin memang hujan selalu tak berpihak padaku :')
Aku jenuh ketika harus selalu mengakui "aku menunggumu"
Aku masih menunggu kata "aku tunggu" bukan kata "tunggu aku" atau kata "jangan tunggu aku" yg keluar dari bibir lembut itu..
Entah aku yang bodoh atau kamu yang terlalu jahat, aku masih senang menungguimu dan kamu masih tak memperdulikan itu...
Menunggu..
Aku masih tak paham apa arti sebenarnya. Apa arti kiasan yang sebenarnya.
Seperti ingin menyentuh debu yang terbawa angin. Seperti ingin membelai debu ditengah derai hujan besar. Entah kapan bisa terjadi.. Tak ada harapan
Hemm cukup. sampai kapan aku terus membahas ini? toh semuanya sudah sampai pada ujungnya.
Aku tunggu kamu dan kamu tak kunjung datang.
Tapi sampai saat ini aku masih menungguimu. Sampai bosan.
Dan setelah itu, aku tinggal menunggu perihku mengering lagi.......
Menunggu.. lagi lagi menunggu.



Comments
Post a Comment